Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Bersama Para Bankir di STIE Perbanas Surabaya

Penerapan Manajemen risiko dinilai sangat bermanfaat bagi para bankir. Para bankir tersebut diharapkan dapat meningkatkan proses pengambilan keputusan secara tepat dan sistematis sesuai dengan informasi yang ada, memberikan gambaran tentang kemungkinan kerugian bank di masa mendatang, serta dapat meningkatkan daya saing antar bank. Sehingga, apabila sebuah bank memiliki orang – orang yang berkompeten dalam bidangnya, bank tersebut akan tumbuh dengan baik dan sehat.

Dengan berbagai tujuan diatas tersebut, Sabtu, 16 Juli 2011 STIE Perbanas Surabaya bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) yang berada di bawah naungan Bank Indonesia melaksanakan Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko. LSPP itu sendiri merupakan lembaga uji sertifikasi profesi perbankan yang di bawah naungan Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Jakarta. Lembaga tersebut menangani sertifikasi profesi general bankers, wealth management, audit internal dan termasuk juga risk management.
 Jam 08.00 WIB para peserta ujian sudah berdatangan untuk melakukan registrasi awal. Ujian pun dimulai Jam 09.00 WIB di seluruh ruangan Gedung B Lantai 1, Gedung D Lantai 3, dan ruang Seminar STIE Perbanas Surabaya.

Ujian ini diikuti 464 peserta yang terdiri dari pejabat Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank Permata dan Bank Liman. Dan Jam 11.00 WIB pun para peserta telah usai melaksanakan ujian tersebut.

”Untuk secara keseluruhan dalam penyelenggaraan uji kompetensi manajemen risiko ini mulai ruangan hingga pelayanan dari para pengawas sudah oke dan cukup baik, walaupun di awal 30 menit  pertama untuk membacakan peraturan-peraturan itu menyita waktu ,” ujar Triana salah satu peserta dari Bank Mandiri. (Put/Ind)