Pelatihan Mengelola Karir Dengan Tepat: Solusi Untuk Meningkatan Keikatan Karyawan

Dasar Pemikiran

Karir merupakan rangkaian kumpulan dari pengalaman yang berhubungan dengan kerja dan aktivitas,  yang dipengaruhi oleh sikap-sikap serta perilaku individu. Penyusunan sistem pengelolaan karir merupakan penyusunan sistem pengembangan karir meliputi:
            -  Manajemen karir, yaitu bagaimana merancang dan menerapkan program karir
           -   Perencanaan karir,  yaitu melakukan supervisi kepada karyawan untuk merencanakan dan menerapkan tujuan karirnya.
Didalam pengembangan karir terdapat perkembangan jabatan yang meliputi jenjang jabatan, mulai dari jabatan awal (yang memerlukan pengalaman kerja awal) sampai dengan jabatan-jabatan yang secara berurutan memerlukan pengetahuan dan ketrampilan

Esensi Program

  • Menyusun program pengembangan karir yang mengintegrasikan antara kebutuhan individu dengan kebutuhan organisasi.
  • Mengidentifikasi kondisi-kondisi yang mendukung kesuksesan pengembangan karir dan  kesempatan kerja

Manfaat

  • Bagi perusahaan, dengan pola jalur karir yang jelas, maka perpindahan jabatan (rotasi, mutasi, promosi) dapat berjalan lebih terencana. Dengan adanya antisipasi minat, potensi dan karakteristik pengalaman karyawan, maka kebutuhan organisasi akan sumber daya manusia yang berkompetensi unggul dapat terpenuhi
  • Bagi karyawan, dengan pola jalur karir yang jelas, maka karyawan dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan karirnya, sehingga tidak terjadi stagnasi dalam karir.

Esensi Materi

1. Pengertian Pengembangan Karir dan Perencanaan Karir.

Materi  ini menjelaskan mengenai perbedaan pengertian antara pengembangan karir dan perencanaan karir yang seringkali menimbulkan kebingungan.

Karir merupakan rangkaian kumpulan dari pengalaman yang berhubungan dengan kerja dan aktivitas,  yang dipengaruhi oleh sikap-sikap serta perilaku individu.

Pengembangan karir meliputi:

  • Manajemen karir, yaitu bagaimana merancang dan menerapkan program karir
  • Perencanaan karir,  yaitu bagaimana karyawan merencanakan dan menerapkan tujuan karirnya

2. Langkah-langkah Penyusunan Jalur Karir.

Dalam materi ini akan dijelaskan mengenai langkah-langkah dalam penyusunan jalur karir yang terdiri dari:

I. TAHAP PERSIAPAN

  1. Survey kesiapan untuk penyusunan sistem pengelolaan karir:
    • Survey dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk mengetahui kesiapan dari anggota perusahaan untuk melakukan penataan kembali atau menerima pemberlakuan sistem pengelolaan karir
    • Tujuan dari survey ini adalah untuk mengetahui kemungkinan resistensi terhadap implementasi pelaksanaan sistem pengelolaan karir dan  merencanakan solusi untuk mengatasi resistensi tersebut
  2. Sounding rencana penyusunan/ penataan/penyempurnaan sistem pengelolaan karir. Proses ini bertujuan untuk mensosialisasikan awal dari proses penyusunan atau penyempurnaan sistem pengelolaan karir sehingga karyawan tahu dan memahami maksud dari adanya penataan/ penyempurnaan sistem pengelolaan karir.
  3. Melakukan pengumpulan data-data yang terkait dengan organisasi dan sistem pengelolaan karir  yang berlaku saat ini:
    • Struktur Organisasi
    • Uraian Tugas/ Job description pada masing-masing jabatan
    • Arus kerja
    • Standard Operating Procedure (SOP)
    • Sistem dan data-data yang terkait dengan sistem pengelolaan karir
    • Informasi data historis mengenai  rekrutmen   dan  perpindahan internal, informasi mengenai motivasi dan konsep karir dari karyawan (melalui kuesioner)

II. TAHAP PENYUSUNAN

Adapun secara garis besar, tahapan dalam penyusunan jalur karir adalah  sebagai berikut:

  1. IDENTIFIKASI SPESIFIKASI JABATAN DAN PROSES EVALUASI JABATAN
    • Penentuan jenis kelompok spesifikasi jabatan yang telah ada diperusahaan
    • Penjenjangan standar spesifikasi jabatan
    • Pembobotan jabatan melalui proses evaluasi jabatan
    • Penentuan kelompok jabatan berdasarkan bobot jabatannya
    Hasil pada tahap ini  berupa daftar jenjang jabatan pada setiap kelompok spesifikasi jabatan (berdasarkan hasil evaluasi jabatan)
  2. PENENTUAN POLA JALUR KARIR
    •  Pola jalur karir yang digunakan ada 2 (dua) tipe  yaitu Jalur Karir Tunggal dan Jalur Karir  Bercabang, yaitu adanya kelompok tangga karir yang banyak (terdapat kelompok jalur karir). Pada materi dijelaskan bahwa jalur karir bercabang lebih banyak dipilih oleh perusahaan karena memberikan fleksibilitas dalam perpindahan jabatan.  
    • Pola jalur karir disusun secara sistematis dan obyektif, berdasarkan kriteria pengelompokan jabatan  dan data evaluasi jabatan yang telah terkuantifikasi 
    • Dalam pola jalur karir juga diperinci skala waktu dalam memegang suatu jabatan yang diperlukan agar diperoleh ukuran tingkatan pengalaman yang cukup untuk dapat berpindah ke jabatan lain
      Hasil pada tahap ini berupa uraian mengenai pola jalur karir berdasarkan pengelompokan jabatan yang diperinci dalam skala waktu
  3. PEMBENTUKAN JALUR KARIR:
    • Pembentukan kelompok jabatan
    • Penentuan jabatan target karir
    • Penentuan jabatan potensial menuju jabatan    target karir
    • Penentuan kriteria perpindahan jabatan
      Hasilnya berupa uraian mengenai jalur karir beserta formulir-formulir yang terkait
  4. TAHAP IMPLEMENTASI
    • Pada tahap ini, dijelaskan mengenai penerapan jalur karir pada data karyawan saat ini, yang meiputi:
      -     Identifikasi data karyawan saat ini
      -     Mengaplikasikan data yang ada  dengan sistim karir yang telah disusun
      -     Identifikasi kesenjangan yang ada
      -     Sosialisasi kepada masing-masing level jabatan
      -     Pemantauan terhadap hasil sosialisasi
  5. TAHAP PELAPORAN
    • Materi yang dijelaskan terkait dengan tahap pelaporan ini adalah mengenai pelaporan hasil akhir dari proses penyusunan jalur karir berupa:
      -    Manual sistem dan prosedur pengelolaan karir
      -    Laporan implementasi model karir

Metode
Metode Penyampaian materi meliputi metode tutorial,  pemecahan kasus, diskusi kelompok, latihan/praktek